Insfirasi diri

Jumat, 03 Mei 2013

bayang-bayang hitam



Aku terlalu berharap uluran tangan saat aku terjatuh, hingga aku tidak berhati-hati dalam melangkah.Ingin rasanya di sanjung, tetapi tidak ada kata-kata yang pantas untuk di ucap. seribu kata di  hati, menjadi  bisikan hitam  hingga menjadi sebuah isyarat menakutkan. malam-malam ku terjaga dengan mimpi buruk yang menyiksa bagaikan bekas yang mengikuti jejak langkah. berisik yang mengusik ketenangan hati. datang membidik bertubi-tubi tepat di ubun-ubun dan apa bila darah ini meluap hingga menjadikan sebuah keegoisan yang memuncak menjadi  tidak terbendung. 
Oh,, bayang-bayang hitam, jangan memaksa aku untuk mengerti, hingga aku harus berpura-pura memahaminya.  bila  inginkan kedekatan menjadi kekuatan maka jangan paksa aku mengikuti arus yang terjal. walaupun jalan ku tidak selamanya lurus, jangan jadikan peluang sebagai perangkap dan saat aku terjatuh kamu menusuk nya dari belakang. jika kamu tidak memahaminya. anggap saja bahasa ku ini  kotor, busuk dan menjijikkan. bagai sampah yang kamu tidak mungkin menjilatinya.!!!


Selasa, 15 Januari 2013

hati hitam

Lagi-lagi aku merasa dihianati, padahal aku merasa telah melakukan yang terbaik yang aku bisa. jadi apa yang salah?? haruskah aku membalas?? hingga aku merasa puas, aku rasa itu bukan ide yang baik. ingin rasanya menjauh atau menghilang jika hati ini bisa merasa tentram, tetapi sama saja aku lari dari masalahku sendiri. aku ingin masalah ini selesai tuntas, masalah yang sangat rumit yang membutuhkan pengorbanan dan prasaan. aku kecewa, aku sedih, aku ingin marah dan teriak "kalian itu anjingg!!!" .banyak tanda tanya, banyak keraguan dan kagalauan yang menyelimuti hati dan pikiranku saat ini. aku leleh dan aku juga capek, semangatku hilang nafsu makanku menurun. dunia seperti tidak mempedulikan aku, aku disingkirkan, dikucilkan serta dipojokan hingga aku merasa terjatuh dari ketinggian yang tak pernah sampai kedasar.
hari-hari yang dulunya begitu indah berubah seperti mala petaka yang sangat buruk, hati hitam mungkin itu kata-kata yang baik untuk mengatakan keadaan hatiku saat ini.
emosi serta tensi yang dinggi sudah tidak bisa ditahan oleh gejolak jiwa yang sangat membara, membakar, hingga otak terasa mendidih.
Sangat perih rasanya bila kita titusuk dari belakang, tampa ampun, tampa memikiran perasaan dan akibatnya. luka ini begitu dalam sehingga sulit untuk mengobatinya. perlu waktu yang tidak sedikit. 
kadang aku merasa orang yang sangat bodoh dihianati, disakiti tampa aku membalasnya. aku mengalah dan biarkan orang-orang  mengangap aku lemah. kerena aku lebih mengutamakan hati, perasaan, kasih sayang dari pada emosi.
Mengalahkan emosi adalah hal tersulit. jujur aku orang yang tempramental tapi aku tidak akan tunjukan hal itu, kerena aku tau, aku bisa merubah kebiasan buruk itu. aku juga tidak takut berkelahi kerena aku juga anak jalanan yang tidak banyak memikirkan keselamatan nyawa. dan aku juga tau kalau preman-prman tidak ada pangkat dan kelasnya. tapi aku tidak seperti itu aku berusaha melakukan yang terbaik yang aku bisa lakukan. kerena aku bertekat tidak ingin merepotkan kedua orang tuaku dan keluargaku. 
aku akui jalanku masih panjang dan terkadang aku menyimpang dan tersesat pada jalan yang buntu, dan pada suatu saat yang tepat aku menemukan akhir tujuan jalanku indah.

Senin, 14 Januari 2013

terusik dengan perbuatan baik

Cerita hidup masing-masing orang  berbeda. dengan  cerita dan pengalaman membuat orang itu berpikir dan berkembang, hingga pengalaman dijadikan sebagai modal menuju kesuksesan.
Sulit untuk dipungkiri, kita merasa hidup kita terkadang sangat sulit dibandingkan dengan orang-orang yang ada di sekeliling kita. padahal semua orang merasakan hal yang sama. tergantung pada  tingkat kesabaran orang tersebut menjalani hidup. banyak yang mengeluh, berputus asa, bahkan nekat mengakhiri  hidupnya karena merasa tidak mendapat pengakuan serta merasakan selalu di pojokkan oleh masalah hidup.
Aku merasa bangga di karena kan aku sedikit bisa melewati masa-masa kritis seperti itu, aku akui hal seperti itu adalah hal yang sangat rumit yang pernah dialami dalam hidup. ujian datang dari segala arah dan penjuru, hinaan dan cemooh selalu terdengar di telinga, hati serasa terbakar menahan gejolak jiwa yang memberontak. di sinilah butuh kesabaran tinggi yang mampu melawan ke Egoisan emosi.

Sabtu, 22 Desember 2012

kata hati

Perasaan seringberubah-ubah, sehingga sulit untuk memahami apa yang sedang terjadi. terkadang bila hati kita merasa senang kita akan larut dalam kesenangan itu, tersenyum dan tertawa hingga kita merasakan alangkah indah dunia ini diciptakan. hati merasakan apa yang sedang kita alami, getaranya sesuai irama langkah dan  berkata sesuai apa yang dirasakanya.


Selasa, 02 Oktober 2012

dengarkanlah, pahamilah dan mengertilah

keadaan seperti ini membuat hati ini bergejolak, detak jantung semakin cepat seakan darah ini ingin menembus jaringan saraf, mulut tidak lagi bisa mengucapkan kata-kata. kini hanya emosi yang meng-gebu-gebu. hanya deretan kata yang tak berarti dapat tertulis. meluapkan perasaan yang kian menjadi-jadi. dengarkanlah, pahamilah dan mengertilah bahwa aku butuh bahumu untukku bersandar sejenak.

Senin, 01 Oktober 2012

Pagi ini aku duduk di taman kampus hanya seorang diri. kutatap di sekelilingku aktivitas yang tiada habisnya. hembusan angin dan sejuknya suasana tidak mampu meredamkan gejolak yang ada di dadaku. ingin rasanya berteriak untuk melepaskan beban yang kian membelit belit di leher yang membuat dada ini  sesak. seperti berharap  dengan harapan kosong. melangkah  ditengah duri dan semak. meraungi mimpi yang masih di angan-angan. waktu mengiringku ke lembah yang sangat sempit, sehingga sulit bagiku menghembuskan napas yang telah terhisap. aku lelah dengan keadaan ini, tapi aku harus manjalankan amanah yang melekat di pundakku. aku hanya bisa tersenyum kerena Tuhan dan orang tuaku yang selalu menyemangati ku. walaupun aku hancur menjadi debu, biarkan debu itu berubah nenjadi butiran-butiran salju agar bisa menjejukan hati setiap orang yang pernah dan selalu menyayangiku.
Hari ini aku duduk di taman kampus hanya seorang sendiri, ku tatap dengan pandangan kosong di sekeliling ku.aku melihat aktivitas yang seakan tak ada habisnya. hembusan angin dan sejuknya suasana tidak bisa membuat perasaan ku dingin. semangat ku  seakan-akan telah lenyap untuk menatap masa depan.  aku lelah menjalaninya, tapi aku harus lakukan demi amanah  yang di bebankan kepadaku. aku juga merasa seakan-akan harapan ini kosong. aku telah menelan kegagalan demi kegagalan. waktu mengiring ku ke alam yang begitu sempit, seakan tidak mudah menghembuskan napas yang sudah terhisap. saat ini aku hanya pasrah dengan keadaan, aku hanya meyakini ada Tuhan dan kedua orangtua ku yang selalu dan tidak ada henti-hentinya menyemangati ku. saat ini pula hanya ada di benak ku " aku akan membahagiakan kedua tangan ku", walaupun aku hancur dan menjadi debu. aku berharap debu itu adalah butiran salju yang bisa menyejukkan hati dan sanubari setiap orang.  

Sabtu, 18 Agustus 2012

kata hati

aku benci dengan orang yang dekat dengan ku, mereka yang tidak aku kenali, meraka menjudutkan aku di kesendirian mereka juga menghantuiku dikeramayan. membayangi setiap langkah, seprti hantu yang menakutkan. aku merasa bosan dengan kehadiranya, aku berusaha mengenali merka, tapi sayangnya  mereka sangat sulit untuk dikenali. mereka tidak bersahabat denganku.

Sabtu, 23 Juni 2012

sangat sulit untuk memulainya, tapi semangat ini sangat tinggi yang membuat aku seakan seperti  apa yang aku rasakan. aku mungkin tidak sempurna menurut mu, tapi aku selalu ingin menjadi yang sempurna meskipun untuk diriku sendiri.