keadaan seperti ini membuat hati ini bergejolak, detak jantung semakin cepat seakan darah ini ingin menembus jaringan saraf, mulut tidak lagi bisa mengucapkan kata-kata. kini hanya emosi yang meng-gebu-gebu. hanya deretan kata yang tak berarti dapat tertulis. meluapkan perasaan yang kian menjadi-jadi. dengarkanlah, pahamilah dan mengertilah bahwa aku butuh bahumu untukku bersandar sejenak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar