Insfirasi diri

Senin, 01 Oktober 2012

Pagi ini aku duduk di taman kampus hanya seorang diri. kutatap di sekelilingku aktivitas yang tiada habisnya. hembusan angin dan sejuknya suasana tidak mampu meredamkan gejolak yang ada di dadaku. ingin rasanya berteriak untuk melepaskan beban yang kian membelit belit di leher yang membuat dada ini  sesak. seperti berharap  dengan harapan kosong. melangkah  ditengah duri dan semak. meraungi mimpi yang masih di angan-angan. waktu mengiringku ke lembah yang sangat sempit, sehingga sulit bagiku menghembuskan napas yang telah terhisap. aku lelah dengan keadaan ini, tapi aku harus manjalankan amanah yang melekat di pundakku. aku hanya bisa tersenyum kerena Tuhan dan orang tuaku yang selalu menyemangati ku. walaupun aku hancur menjadi debu, biarkan debu itu berubah nenjadi butiran-butiran salju agar bisa menjejukan hati setiap orang yang pernah dan selalu menyayangiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar