Insfirasi diri

Selasa, 15 Januari 2013

hati hitam

Lagi-lagi aku merasa dihianati, padahal aku merasa telah melakukan yang terbaik yang aku bisa. jadi apa yang salah?? haruskah aku membalas?? hingga aku merasa puas, aku rasa itu bukan ide yang baik. ingin rasanya menjauh atau menghilang jika hati ini bisa merasa tentram, tetapi sama saja aku lari dari masalahku sendiri. aku ingin masalah ini selesai tuntas, masalah yang sangat rumit yang membutuhkan pengorbanan dan prasaan. aku kecewa, aku sedih, aku ingin marah dan teriak "kalian itu anjingg!!!" .banyak tanda tanya, banyak keraguan dan kagalauan yang menyelimuti hati dan pikiranku saat ini. aku leleh dan aku juga capek, semangatku hilang nafsu makanku menurun. dunia seperti tidak mempedulikan aku, aku disingkirkan, dikucilkan serta dipojokan hingga aku merasa terjatuh dari ketinggian yang tak pernah sampai kedasar.
hari-hari yang dulunya begitu indah berubah seperti mala petaka yang sangat buruk, hati hitam mungkin itu kata-kata yang baik untuk mengatakan keadaan hatiku saat ini.
emosi serta tensi yang dinggi sudah tidak bisa ditahan oleh gejolak jiwa yang sangat membara, membakar, hingga otak terasa mendidih.
Sangat perih rasanya bila kita titusuk dari belakang, tampa ampun, tampa memikiran perasaan dan akibatnya. luka ini begitu dalam sehingga sulit untuk mengobatinya. perlu waktu yang tidak sedikit. 
kadang aku merasa orang yang sangat bodoh dihianati, disakiti tampa aku membalasnya. aku mengalah dan biarkan orang-orang  mengangap aku lemah. kerena aku lebih mengutamakan hati, perasaan, kasih sayang dari pada emosi.
Mengalahkan emosi adalah hal tersulit. jujur aku orang yang tempramental tapi aku tidak akan tunjukan hal itu, kerena aku tau, aku bisa merubah kebiasan buruk itu. aku juga tidak takut berkelahi kerena aku juga anak jalanan yang tidak banyak memikirkan keselamatan nyawa. dan aku juga tau kalau preman-prman tidak ada pangkat dan kelasnya. tapi aku tidak seperti itu aku berusaha melakukan yang terbaik yang aku bisa lakukan. kerena aku bertekat tidak ingin merepotkan kedua orang tuaku dan keluargaku. 
aku akui jalanku masih panjang dan terkadang aku menyimpang dan tersesat pada jalan yang buntu, dan pada suatu saat yang tepat aku menemukan akhir tujuan jalanku indah.

Senin, 14 Januari 2013

terusik dengan perbuatan baik

Cerita hidup masing-masing orang  berbeda. dengan  cerita dan pengalaman membuat orang itu berpikir dan berkembang, hingga pengalaman dijadikan sebagai modal menuju kesuksesan.
Sulit untuk dipungkiri, kita merasa hidup kita terkadang sangat sulit dibandingkan dengan orang-orang yang ada di sekeliling kita. padahal semua orang merasakan hal yang sama. tergantung pada  tingkat kesabaran orang tersebut menjalani hidup. banyak yang mengeluh, berputus asa, bahkan nekat mengakhiri  hidupnya karena merasa tidak mendapat pengakuan serta merasakan selalu di pojokkan oleh masalah hidup.
Aku merasa bangga di karena kan aku sedikit bisa melewati masa-masa kritis seperti itu, aku akui hal seperti itu adalah hal yang sangat rumit yang pernah dialami dalam hidup. ujian datang dari segala arah dan penjuru, hinaan dan cemooh selalu terdengar di telinga, hati serasa terbakar menahan gejolak jiwa yang memberontak. di sinilah butuh kesabaran tinggi yang mampu melawan ke Egoisan emosi.